Sejarah

Universitas Nahdlatul Ulama Sumatera Barat
Universitas Nahdlatul Ulama Sumatera Barat merupakan program nasional PBNU yang berencana membuka Universitas Nahdlatul Ulama disetiap provinsi seluruh Indonesia. Universitas Nahdlatul Ulama Sumatera Barat mulai dirintis oleh bidang pendidikan PWNU dan Pengurus Wilayah Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama pada tahun 2012. Namun proses pengurusan izin UNU pernah terhenti sampai 1,5 tahun karena adanya permasalahan internal Pengurus Wilayah NU waktu itu yang berujung pada pembekuan SK PWNU Sumatera Barat masa khidmat 2010-2015.
Pada tahun 2014 di SK kan PWNU Sumatera Barat masa khidmat 2014-2019 berdasarkan SK PBNU Nomor : 378/A.II.04/08/2014 Tentang Pengesahan PWNU Sumatera Barat. Maka dengan ikt’tikad baik PWNU Sumatera Barat membentuk Tim Panitia Pendirian dari Unsur PWNU dan PW LPTNU Sumbar selanjutnya melakukan koordinasi dengan PBNU dan Kemenristek Dikti RI agar kembali melanjutkan proses perizinan UNU SUMBAR.
Alhamdulillah berkat Rahmat Allah SWT dengan kerja keras Tim Panitia Pendirian dan dukungan semua elemen NU di Sumatera Barat akhirnya keluar Keputusan Menetri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi RI Nomor : 560/E/0/2014 Tertanggal 17 Oktober 2014 tentang Izin Pendirian Universitas nahdlatul Ulama Sumatera barat dengan 10 Program Studi (jenjang sarjana) yang diizinkan yakni Program Studi Agrobisnis, Teknik Informatika, Sistem Informasi, Manajemen Sumber Daya Perairan, Budi Daya Perairan, Teknik Lingkungan, Ekonomi Islam, Ilmu Hukum, Pendidikan Guru Sekolah Dasar dan Pendidikan Bahasa Inggris.
Pada tanggal 09 Desember 2014 bertepatan dengan kegiatan Rapat kerja Wilayah PWNU Sumatera Barat, dilakukan Soft Launching UNU SUMBAR oleh Menteri Agama RI Bapak Drs. H. Lukman Hakim Saifuddin dalam rangka menyongsong keberadaan UNU SUMBAR yang dihadiri oleh Gubernur Sumatera Barat, Kapolda, Kakanwil, Danrem 032, organisasi Kemasyarakatan/partai politik, PCNU kab/kota dan elemen serta tokoh ulama Se-Sumatera Barat.
Pada tanggal 4 Agustus 2016 dilakukan pelantikan Rektor UNU SUMBAR Ir.H.Rudi Kusuma, MP,P.hD oleh Ketua Umum PBNU Prof.Dr.KH. Said Aqil Sirajd,MA serta disaksikan secara resmi oleh Ketua BPP UNU SUMBAR Buya H. Zainal,MS, SH yang juga Rois Suriyah PWNU Sumatera Barat. Kegiatan pelantikan dihadiri sesepuh NU (‘awan PBNU) Buya Drs. H. Tuanku Bagindo M. Letter dan Bapak Dr.H.Hanief Saha Ghafur,M.Sc Ketua PBNU bidang pendidikan.
Pada petengahan September 2016 dimulai perkuliahan perdana UNU Sumbar dengan jumlah mahasiswa pertama sekali sekitar 75 orang dengan lokasi kampus di Jalan Bandar Purus No 71 Kota Padang. Universitas Nahdlatul Ulama Sumatera Barat memiliki 5 Fakultas dengan jumlah program studi 10 program studi. Seluruh kegiatan Universitas dituangkan dalam bentuk Tri Dharma Perguruan Tinggi yang terdiri atas kegiatan Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian, serta Pengabdian kepada Masyarakat.
Salah satu prinsip penting yang menjadi khas Universitas NU adalah penguatan kemampuan mahasiswa dibidang intelektual, kewirausahaan dan kepemimpinan serta pemahaman Islam Ahlusunnah waljama’ah An-nahdliyah dengan konsep berfikir moderat, inklusif dengan memahami keberagamaan dan toleransi dalam bingkai Negera Kesatuan Republik Indonesia.

Kampus
Secara geografis, posisi kampus Universitas Nahdlatul Ulama Sumatera Barat berada di daerah yang stategis dijangkau oleh masyarakat umum. fakultas berada di lokasi yang sama sehinggah memudahkan mahasiswa dalam melakukakn kegiatan akademik. Universitas Nahdlatul Ulama Sumatera Barat berpusat di jalan Bandar Purus No 71 Kota Padang. Bersebelahan dengan Kampus Universitas Ekasakti.
Lambang

Logo UNU Sumbar melambangkan Universitas Nahdalatul Ulama Sumatera Barat sebagai baik sumber ilmu pengetahuan, maupun hasilnya, yang menyebar ke segala penjuru.
Secara keseluruhan, lambang Universitas Nahdlatul Ulama Sumatera Barat menggambarkan sebagai berikut :
Gonjong Rumah Adat Minang yang artinya UNU tetap memaknai adat basandi syara’, syara’ basandi kitabullah sebagai filosofi kehdupan masyarakat Sumatera Barat atau masyarakat Minangkabau.
Buku terkembang yang artinya Ilmu pengetahuan yang luas, dan penting bagi kehidupan masyarakat
Bola dunia dan Bintang Sembilan disekelilingnya merupakan simbol Nahdlatul Ulama yang berpaham Ahlussunah Waljama’ah.
Tulisan UNU Sumatera Barat merupakan identitas dariUniversitas Nahdlatul Ulama Sumatera Barat
Marawa tiga warna merupakan simbol dari Tigo Tungku Sajarangan, Tigo Tali Sapilin sebagai unsur penting dalam masyarakat Minangkabau yakni Ninik Mamak (pemangku adat), Alim Ulama (ulama) dan Cadiak Pandai (kaum intelektual), 3 warna juga dapat dimaknai 3 luhak diwilayah adat minangkabau (luhak nan tuo, luhak agam, luhak limapuluah koto).
Tali Ikatan yang merupakan lambang persatuan dan perdamaian umat didunia
Jika disempurnakan maka logo tersebut, maka Universitas Nahdlatul Ulama Sumatera Barat merupakan universitas yang akan mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan bersandarkan kepada Ahlusunnah waljama’ah an-Nahdliyah dengan tetap menjunjung tinggi kearifan lokal Minangkabau sebagai tempat berproses dengan misi global untuk kesejahteran dan persatuan masyarakat didunia.
Fakultas dan Program
Fakultas adalah unit pendidikan di Universitas Nahdlatul Ulama Sumatera Barat yang memiliki beberapa program studi atau jurusan. Sampai saat ini, program studi atau jurusan di Universitas Nahdlatul Ulama Sumatera Barat dikelola dan dijalankan secara administrasi dan akademik oleh 5 fakultas dan 10 program studi. Fakultas dan program studi tersebut adalah:
Fakultas
Fakultas Hukum
Fakultas Pendidikan dan Keguruan
Fakultas Teknik
Fakultas Kelautan dan Perairan
Fakultas Ekonomi
Program Studi
Ilmu Hukum
Pendidikan Bahasa Inggris
Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Teknologi Informatika
Sistem Informasi
Teknik Lingkungan
Budidaya Perairan
Manajemen Sumber Daya Perairan
Ekonomi Islam
Agribisnis