SEKILAS INFO
: - Selasa, 28-09-2021
  • 6 bulan yang lalu / UNU Sumbar menyelenggarakan Webinar Internasional dengan mengangkat tema “Comunication role in globalisation era”
  • 6 bulan yang lalu / Selamat datang Peserta Pelatihan  Sistem Penjaminan Mutu Internal dan Audit Mutu Internal Kerjasama Universitas Nahdatul Ulama Sumatera Barat dengan Universitas Negeri Padang Kegiatan ini berlangsung dari 24 s/d 28 Maret 2021
  • 6 bulan yang lalu / Selamat datang di laman resmi Universitas Nahdlatul Ulama Sumatera Barat, Mohon Maaf  kalau ada kekurangan karena Web ini masih dalam Pengembangan.
UNU Sumbar melakukan kerjasama dengan PT.Telkom Indonesia melalui Program Fisheries Cyber Center (FCC)

Sumatera Barat salah satu wilayah yang mempunyai potensi besar dalam bidang kelautan dan perikanan (darat, laut dan payau). Dari sektor kelautan Sumatera Barat yang memiliki panjang garis pantai 1.973,246 km sudah termasuk Kab. Kepulauan Mentawai serta dikeluarkannya UU No. 5 Tahun 1983 tentang ZEEI, maka perairan laut Sumatera Barat diperluas lagi 200 mil, sehingga total luas perairan Sumatera Barat menjadi 186.580 km2. Dengan kondisi laut tersebut maka potensi perikanan laut lebih besar daripada Perikanan Lepas Pantai dan Samudera. Berdasarkan karekteristik habitat/lingkungan hidup ikan, Sumatera Barat memiliki potensi sumberdaya ikan pelagis besar yang cukup menjanjikan, antara lain tuna, cakalang, tongkol dan tenggiri dengan estimasi potensi sumberdaya ikan mencapai 565,110 ton/tahun. Sedangkan dari sektor Perairan umum terdiri dari danau, sungai, telaga, rawa dan lain – lain dan tersebar pada 19 Kabupaten/Kota. Dari luas perairan umum tersebut diatas yang mempunyai potensi untuk perikanan budidaya adalah sebesar 1.306 ha. Semua lahan perairan umum tersebut dimanfaatkan masyarakat untuk usaha penangkapan ikan dalam skala kecil dan baru sebagian kecil yang dimanfaatkan untuk budidaya ikan.

Dengan besarnya potensi kelautan dan perikanan tersebut maka diperlukan kerjasama dan sinergi dalam pengelolaan sektor kelautan dan perikanan yang berkelanjutan, maka peran perguruan tinggi sebagai salah satu yang memiliki peranan penting dalam memajukan sektor kelautan dan perikanan yang menghasilkan, menciptakan atau mempersiapkan sumberdaya manusia yang kompeten salah satunya dibidang kelautan dan perikanan. Universitas Nahdlatul Ulama Sumatera Barat (UNU Sumbar) sebagai instistusi yang memiliki program studi kelautan dan perikanan (Budidaya Perairan dan Manajemen Sumber Daya Perairan) mempunyai komitmen untuk memajukan sektor kelautan dan perikanan di Indonesia dengan membuka kerjasama dengan instansi terkait baik ditingkat nasional maupun internasional. Salah satu yang sudah disepakati adalah kerjasama/nota kesepahaman dengan PT. Telekomunikasi Indonesia dengan Universitas Nahdlatul Ulama Sumatera Barat (UNU Sumbar) melalui program Fisheries Cyber Center (FCC) yang dikembangkan oleh Indonesia Telecomunication and Digital Research Institute (ITDRI) bersama dengan IPB University berdasarkan dokumen Minutes of Meeting tertanggal 12 Juni 2021 tentang Technical Meeting Sub Program FCC ITDRI.

Fisheries Cyber Center (FCC) adalah wadah kolaborasi dan sinergi bagi pelaku dunia perikanan di Indonesia, baik dari dunia akademis, badan, maupun industri. FCC-ITDRI.id bertujuan menjadi media untuk memperkenalkan aktivitas penelitian, pengembangan, dan inovasi perikanan di Indonesia kepada dunia. FCC-ITDRI Sebagai project pengembangan pusat informasi hasil riset perikanan dan kelautan dengan memanfaatkan teknologi digital (website, 3D, virtual reality, augmented reality) diharapkan dapat memaksimalkan potensi sumber daya kelautan dan perikanan secara luas melalui website fcc-itdri.id.

Website FCC juga bisa menjadi referensi untuk mengakses informasi bagi para pelaku bidang perikanan dan kelautan seperti dosen, peneliti, mahasiswa, komunitas, bahkan masyarakat lainnya. Para pengunjung website juga dapat berinteraksi dan berdiskusi dengan para expert yang tergabung di sana melalui fitur chat. Saat ini, website FCC akan menampilkan beberapa informasi diantaranya data expert perikanan dan kelautan Indonesia dan data Stasiun Observasi Kelautan Indonesia.

Ada 3 pilar kerjasama yang telah disepakati dan ditandangani oleh kedua pihak yaitu:

  1. Learning yaitu kerjasama perancangan dan penyelenggaraan kegiatan pembelajaran, terutama terkait digital talent melalui kegiatan yang tidak terbatas pada joint learning, joint curriculum, produksi konten pembelajaran dan lain-lain. Implementasi yang diharapkan adalah membuka peluang mahasiswa atau dosen untuk magang melalui MBKM dengan mitra industry agar mahasiswa mendapatkan kesempatan belajar di Telkom-ITDRI.
  2. Innovation yaitu kerja sama pengembangan inovasi bersama dalam lingkup digital, melalui egiatan dala bentuk yang tidak terbatas pada joint innovation, pertukaran data hasil inovasi, penggunaan use case dalam industry. Salah satu implementasinya adalah terciptanya start-Up seperti Amoeba yang sudah cukup sukses di pasaran contohnya aplikasi Smarteye.
  3. Research, yaitu kerja sama penelitian dan pengembangan bersama dalam lingkup digital yang berpotensi memperkuat sumber daya dan ekosistem yang dimiliki masing-masing pihak namun tidak terbatas pada joint research, joint development, penggunaan bersama untuk platform dan resource terkait riset. Implementasi yang diharapkan adalah tersedianya data expert dan data riset kelautan dan perikanan.

Ada beberapa sub program FCC yang sedang dan akan dilaksanakan yaitu Sub-Program Orientasi Bersama Kampus Kelautan dan Perikanan Indonesia, Sub-Program Lomba Start-Up Perikanan dan Kelautan Indonesia serta sub-program FCC Alumni Network Management System (ANMS).

Untuk saat ini sub-program FCC yang sedang berjalan adalah Sub-Program Orientasi Bersama Kampus Kelautan dan Perikanan Indonesia yang dimulai tanggal 3-12 September 2021, dimana diikuti lebih dari 30 kampus perikanan dan kelautan seluruh Indonesia dengan 17.850 peserta dari 33 Universitas. Mengusung tagline #StartYourJourney, merupakan yang tersebar dan pertama di Indonesia dengan mengikuti beragam aktivitas meliputi talkshow, webinar, mini workshop, virtual tour, dan doorprize menarik.

Diharapkan dengan adanya kerjasama ini dapat meningkatkan dan mengembangkan kemampuan sumber daya para pihak serta dapat berkolaborasi dalam Tri Dharma Perguruan tinggi (pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat) yang dilaksanakan oleh UNU Sumbar dengan produk digital yang dikembangkan oleh ITDRI dalam rangka membangun kedaulatan teknologi Indonesia, meningkatkan innovativeness index Indonesia, dan dapat mengurangi kesenjangan jumlah digital talent di Indonesia. Kerjasama dengan PT.Telkom Indonesia ini tidak tertutup bagi bidang lain yang ada di lingkup UNU Sumbar dan bersifat Universal dengan MoU sebagai landasan untuk dilakukan kerjasama.

TINGGALKAN KOMENTAR

Agenda

Komentar Terbaru

    Video Terbaru

    English English Indonesian Indonesian